Lolos PPK Ormawa, Mahasiswa Teknik Desain dan Manufaktur serta Teknologi Rekayasa Energi Berkelanjutan PPNS Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Abon Bandeng di Desa Kedung Peluk, Sidoarjo


Himpunan Mahasiswa Teknik Desain ddan Manufaktur (HIMA TDM) berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Teknologi Rekayasa Energi Berkelanjutan (HIMARE) Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) berhasil lolos pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2025. Melalui judul “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Smart Farming Terpadu dan Pengembangan Ekonomi Kreatif di Desa Kedung Peluk”, tim kolaborasi yang menamakan diri DEREKSI (DM RE Kolaborasi) membawa semangat inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat petambak.


Pengolahan Ikan Bandeng menjadi Abon sebagai Kegiatan Awal dari Serangkaian Acara PPK Ormawa DEREKSI

Konsep kegiatan tim DEREKSI berfokus pada penerapan smart farming di area tambak Desa Kedung Peluk. Sistem ini tidak hanya menargetkan otomasi alat, tetapi juga menghadirkan nilai tambah ekonomi melalui pengolahan bandeng menjadi abon bandeng. Produk olahan ini diharapkan mampu menjadi salah satu bentuk pengembangan ekonomi kreatif masyarakat, khususnya bagi ibu-ibu desa.

Kegiatan pembukaan resmi PPK Ormawa berlangsung pada tanggal 28 Agustus 2025 di Balai Desa Kedung Peluk. Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Saudari Nadiyatul Fitriyah, yang menyampaikan harapan agar program ini membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Sambutan berikutnya diberikan oleh dosen pembimbing, Bapak Dimas Pristovani Riananda, S.ST., M.T., yang menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal. 


Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Kedung Peluk, Bapak H. M. Madenan, yang memiliki harapan bahwa kegiatan PPK Ormawa ini dapat berjalan dengan lancar sekaligus menandai pembukaan resmi kegiatan PPK Ormawa di desa tersebut.

Setelah acara pembukaan, tim panitia memberikan pelatihan pembuatan abon bandeng kepada ibu-ibu Desa Kedung Peluk. Pelatihan ini dilakukan secara langsung agar peserta mampu memahami proses pengolahan mulai dari pengolahan bandeng segar hingga menjadi abon siap saji.


Sebagai persiapan, tim DEREKSI telah melaksanakan survei dan trial pelatihan pada tanggal 24 Juli dan 22 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memetakan potensi masyarakat serta menguji kelayakan proses pembuatan abon bandeng sebelum dilaksanakan secara massal
Setelah kegiatan awal dari serangkaian acara PPK Ormawa ini, Tim DEREKSI akan melanjutkan kegiatan selanjutnya di minggu ketiga Bulan September, yakni pemasangan alat PESUTA, Sebuah alat yang dapat mengatur waktu dalam pemberian makan ikan tambak, menyediakan oksigen yang cukup, dan dapat menjaga PH tetap stabil secara otomatis sehingga melalui kegiatan PPK Ormawa 2025 ini, mahasiswa PPNS diharapkan dapat mendukung masyarakat Desa Kedung Peluk dalam meningkatkan produktivitas tambak sekaligus menciptakan peluang usaha baru dari olahan bandeng.