Koordinator Prodi TREB PPNS Bersama Tim dari Universitas Sriwijaya Terlibat Riset Internasional Restorasi Mangrove di Arab Saudi


Dr. Muhammad Anis Mustaghfirin, ST., MT., selaku Koordinator Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Energi Berkelanjutan (TREB) Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), kembali menorehkan kontribusi akademik di tingkat internasional. Beliau terpilih untuk mengikuti penugasan Support Preliminary Research for Mangrove Restoration yang dilaksanakan pada 19 September hingga 11 Oktober 2025 di Abu Ali Islands, The Kingdom of Saudi Arabia.

Penugasan ini merupakan bagian dari kegiatan riset awal yang bertujuan menyusun strategi berkelanjutan dalam upaya restorasi ekosistem mangrove. Penelitian dilakukan melalui pendekatan multidisiplin dengan mengintegrasikan keilmuan bioekologi mangrove, oseanografi, atmosfer, serta penginderaan jauh (remote sensing). Kajian tersebut mencakup analisis kondisi lingkungan pesisir, potensi rehabilitasi mangrove, hingga perumusan pendekatan teknis yang dapat diterapkan secara efektif dan berkelanjutan di wilayah Abu Ali Islands.

Dalam kegiatan ini, Dr. Muhammad Anis Mustaghfirin tergabung bersama tim peneliti dari Universitas Sriwijaya yang memiliki latar belakang keahlian di bidang restorasi mangrove, atmosfer, oseanografi, dan penginderaan jauh. Kolaborasi lintas institusi dan lintas negara ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi ilmiah yang kuat sebagai dasar pengembangan program restorasi mangrove di kawasan pesisir Arab Saudi.

Gambar : Automatic Weather Station

Partisipasi Bapak Dr. Muhammad Anis Mustaghfirin diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap keberhasilan riset awal ini, khususnya melalui pengembangan dan kajian sistem irigasi (irrigation system) yang mendukung keberlanjutan restorasi mangrove di wilayah pesisir kering seperti Abu Ali Islands. Keahlian beliau di bidang rekayasa energi berkelanjutan dan lingkungan berperan penting dalam merumuskan pendekatan teknis pengelolaan aliran air, sirkulasi pasang surut, serta optimalisasi suplai air laut dan air payau yang menjadi faktor kunci dalam pertumbuhan dan keberhasilan rehabilitasi ekosistem mangrove.